MALILI, BACAANONLINE.COM — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam berhasil memprogramkan Sabtu Sehat Juara (SSJ) yang digelar di Bundaran Batara Guru (BBG) desa Puncak Indah, kecamatan Malili.
Selain di gelar di BBG Malili, program ini juga serentak dilaksanakan diseluruh kecamatan di kabupaten Luwu Timur pada hari Sabtu, dari Pukul 06.00 – 10.00 wita pagi hari setiap Minggunya.
Ada yang menarik dari kegiatan di hari Sabtu, 31 Januari 2026 pagi ini. Terlihat, Puluhan anak – anak kategori remaja dini mengepung orang nomor satu di daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru.

Ternyata, suami dari anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan, Ani Nurbani ini membagi – bagikan jajanan yang dibeli dari hasil jualan pedagang kali lima yang berjualan dipelataran BBG tersebut.
Setiap anak – anak mendapatkan 1 gelas jajanan yang berisi bubur kacang ijo, ada juga cincau rumahan. Raut wajah para remaja dini ini terlihat senang karena diberikan langsung oleh Bupati.

Selain menerima jajanan, anak – anak juga memanfaatkan momentum tersebut dengan mengabadikan photo bersama Bupati di masing – masing Handphonenya.
“Senanglah Om, karena dikasiki minuman toh sama Pak Ibas (sapaan akrab Bupati),” kata Yuyu, salah seorang anak sambil tersenyum.
Seorang pemimpin yang layak diberi amanah kepemimpinan di antaranya adalah yang memiliki stok kasih sayang melimpah. Satu di antaranya adalah sayang kepada anak-anak.
Sebagai contoh adalah Umar bin Khattab. Meski beliau terkenal tegas, garang dan keras, tapi untuk urusan kasih sayang kepada anak misalnya, tak perlu diragukan.
Suatu hari, Aqra’ ibn Habis r.a. mendatangi Amirul Mukminin, Umar ibn Al-Khattab r.a., dan menemukannya sedang bermain dengan anak-anak lelakinya sambil berpegangan pada lengan dan punggungnya.
Aqra bertanya, “Apa ini, Amirul Mukminin? Apakah ini yang kamu lakukan terhadap anak-anakmu?”
Umar bangkit dari posisinya semula yang sedang bermain dengan anak kemudian bertanya kepadanya, “Dan kamu Aqra’, apa yang kamu lakukan di rumahmu?”
Ia menjawab, “Adapun aku, jika aku masuk ke rumahku, orang yang duduk akan berdiri, orang yang bicara akan terdiam, dan orang yang tidur akan bangun dan duduk tegak, dan aku mempunyai sepuluh orang anak dan aku tidak pernah mencium satu pun dari mereka.”
Kemudian Umar merespon, “Maka kamu tidak layak menjadi penguasa kaum muslimin.” Lalu Umar memerintahkannya untuk disingkirkan. Pencopotan Aqra’.
Pada zaman nabi, juga telah terjadi. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa suatu hari Rasulullah s.a.w. sedang mencium cucunya yaitu Husain bin Ali r.a. Sedang waktu itu ada Aqra` bin Habis At Tamimi.
Melihat kejadian itu, Aqra’ berkomentar, “Wahai Rasulullah, Sesungguhnya aku memiliki sepuluh anak dan aku tidak penah mencium salah seorang dari mereka.” Hubungan dirinya dengan anak biasa-biasa saja tidak sampai dekat apalagi kontak fisik kasih sayang.
Mata nabi kemudian tertuju ke Aqra’ lalu bersabda:
إِنَّ مَنْ لَا يَرْحَمُ لَا يُرْحَمُ
“Sesungguhnya orang yang tidak menyayangi tidak akan disayangi.” (HR. Ahmad)
(Alpian Alwi)
