LUWU TIMUR – DPRD Kabupaten Luwu Timur memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan, dengan ikut meninjau langsung kondisi Puskesmas Angkona, Sabtu (12/9/2026).
Anggota DPRD Luwu Timur, Muhammad Iwan, mendampingi Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dalam peninjauan tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi fasilitas kesehatan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.
Dalam peninjauan, Muhammad Iwan bersama Bupati melihat kondisi bangunan dan sejumlah fasilitas pelayanan yang masih membutuhkan pembenahan. Salah satunya adalah kondisi sejumlah ruangan yang dinilai cukup sempit, termasuk Ruang Kesehatan Gigi dan Mulut.
Selain melihat kondisi fisik fasilitas, peninjauan juga menjadi ruang untuk mendengarkan langsung berbagai kendala yang disampaikan pegawai Puskesmas Angkona dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi DPRD, kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Dengan turun langsung ke lapangan, DPRD dapat memperoleh gambaran faktual mengenai kebutuhan fasilitas kesehatan serta persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas.
Salah satu persoalan yang ditemukan adalah belum tersedianya layar informasi untuk menampilkan nomor antrean pasien. Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Irwan langsung memberikan satu unit televisi yang akan dimanfaatkan sebagai media informasi nomor antrean.
Persoalan lain ditemukan pada area pelayanan pengambilan nomor antrean yang belum memiliki penutup ruangan memadai. Kondisi tersebut membuat penggunaan pendingin ruangan atau AC belum dapat berfungsi secara optimal.
Bupati kemudian menginstruksikan Kepala UPTD Puskesmas Angkona untuk segera melakukan pembenahan agar kondisi ruang pelayanan lebih nyaman bagi petugas maupun masyarakat.
Dalam kesempatan itu, pihak Puskesmas Angkona juga menyampaikan kebutuhan penambahan ruang rawat inap. Saat ini tersedia enam kamar rawat inap, namun kapasitas tersebut dinilai belum mencukupi kebutuhan pelayanan sehingga dalam kondisi tertentu satu kamar dapat ditempati hingga tiga pasien.
Pihak puskesmas mengusulkan penambahan kamar rawat inap dari enam menjadi sepuluh kamar. Usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien.
Kehadiran Muhammad Iwan dalam peninjauan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan kebutuhan pelayanan masyarakat dapat diketahui secara langsung dan menjadi bahan evaluasi bersama pemerintah daerah.
Pengawasan legislatif terhadap sektor kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program, tetapi juga mencakup kondisi sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Temuan di lapangan dapat menjadi bahan bagi DPRD dalam menyampaikan masukan dan mengawal tindak lanjut pemerintah daerah.
Bupati Irwan menegaskan bahwa peninjauan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk memastikan fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman dan optimal bagi masyarakat.
Melalui sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, berbagai kebutuhan yang ditemukan di Puskesmas Angkona diharapkan dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kemampuan dan perencanaan daerah.
Peninjauan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Luwu Timur Dr. Ramadhan Pirade, para kepala OPD serta Kepala UPTD Puskesmas Angkona.
