Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan bantuan program bedah rumah sebanyak 400 unit kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (29/10/2026). Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kecamatan Mangkutana.
Dalam kegiatan tersebut, Irwan menegaskan bahwa bantuan sebesar Rp20 juta per unit harus diterima secara utuh oleh masyarakat penerima manfaat tanpa potongan dalam bentuk apa pun.
“Saya tegaskan di sini, dana Rp20 juta yang masuk ke rekening penerima adalah murni untuk membedah rumah masing-masing. Tidak ada lagi potongan ini dan itu,” tegas Irwan.
Ia meminta masyarakat dan seluruh pihak terkait ikut mengawasi pelaksanaan program agar bantuan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya serta tidak disalahgunakan.
Bantuan bedah rumah tersebut bersumber dari tiga kementerian, yakni Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Berdasarkan rincian program, sebanyak 375 unit berasal dari Kementerian PKP, 24 unit merupakan bantuan rumah khusus dari Kementerian Kesehatan bagi keluarga atau penderita tuberkulosis (TBC), dan satu unit lainnya bersumber dari Kementerian Sosial.
Irwan menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi dan pengajuan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada pemerintah pusat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Selain bantuan pemerintah pusat, Pemkab Luwu Timur juga mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk program bedah rumah sebanyak 175 unit. Setiap unit mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta.
Dengan dukungan tersebut, pemerintah daerah berharap penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) dapat diperluas, terutama di desa-desa yang masih memiliki kebutuhan mendesak.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Bupati meminta jajaran dinas terkait, camat, kepala desa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan insan pers turut mengawal pelaksanaan program di lapangan.
Menurutnya, pemerintah di tingkat kecamatan dan desa memiliki peran penting dalam memantau kondisi masyarakat, khususnya warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni dan membutuhkan perhatian segera.
Ia juga mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat agar responsif terhadap pengaduan masyarakat serta kebutuhan mendesak, baik di bidang perumahan, kesehatan maupun pelayanan publik lainnya.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan, Polsek Mangkutana, para camat dan kepala desa se-Mangkutana Raya, Kepala Balai Pengawasan Permukiman, staf ahli, serta para asisten.
Melalui program bedah rumah ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap semakin banyak masyarakat dapat menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman. Pengawasan bersama juga diharapkan memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.
