Luwu Timur,bacaanonline.com – Ketua DPRD Luwu Timur, Ober, turun langsung meninjau lokasi kebocoran minyak yang diduga berasal dari operasional PT Vale. Dalam kesempatan itu, ia terlihat mengarahkan pihak perusahaan untuk segera melakukan penanganan darurat agar tumpahan minyak tidak semakin meluas dan mencemari area persawahan warga.
“Minyak yang masuk di irigasi dialiri ke penampungan terpal lalu dimasukkan ke drum kemudian ke tangki,” jelas Ober saat memantau teknis penanganan di lapangan.
Berdasarkan hasil tinjauan, sekitar 38 hektare sawah warga terdampak akibat masuknya air bercampur minyak ke area persawahan. Kondisi ini membuat masyarakat resah karena mengancam produktivitas pertanian mereka.
Ober menegaskan, PT Vale harus memaksimalkan penanganan di lokasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui OPD terkait. Ia juga mendorong agar segera dibentuk tim khusus yang melibatkan DLH, BPBD, Dinas Pertanian, pemerintah kecamatan, desa, serta seluruh stakeholder untuk mempercepat penanganan dampak kebocoran.
“Menyikapi hal itu, kami akan agendakan rapat selanjutnya untuk membahas persoalan ini secara komprehensif,” tegas politisi PDIP tersebut.
Kehadiran Ketua DPRD di lokasi kebocoran menjadi bentuk perhatian lembaga legislatif terhadap keresahan warga sekaligus dorongan agar penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi.
