Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Luwu Timur menggelar Rapat Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Aula Kantor Bapperida Luwu Timur, Kamis (26/02/2026).
Rapat tersebut membahas penguatan capaian pada lima klaster utama KLA, meliputi hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur sekaligus Ketua Gugus Tugas KLA, Dr. Ramadhan Pirade, mewakili Bupati. Ia didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbani Irwan, serta Kepala Dinas Sosial P3A, Masdin.
Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab setiap anggota gugus tugas dalam mengisi formulir penilaian KLA.
“Sebelum memasuki bulan September, seluruh capaian harus sudah difinalisasi dengan teliti karena penilaian akan dilakukan langsung oleh tim pusat. Setiap anggota gugus harus bertanggung jawab penuh atas beban kerja di klasternya masing-masing,” tegasnya.
Berdasarkan hasil verifikasi administrasi tahun 2025, terdapat beberapa catatan penting agar Luwu Timur dapat memenuhi standar KLA. Salah satu poin krusial adalah penguatan Sekolah Ramah Anak (SRA). Sekolah diwajibkan melampirkan bukti pelatihan bagi tenaga pendidik, menyediakan mekanisme pengaduan kasus yang jelas, serta dokumentasi penanganan kasus yang akurat.
Kepala Dinas Sosial P3A, Masdin, menekankan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan yang diberi amanah pada masing-masing klaster harus mampu mengeksekusi program secara maksimal melalui kerja sama tim.
Senada dengan hal tersebut, dr. Ani Nurbani Irwan menegaskan bahwa status Kabupaten Layak Anak bukan hanya soal kelengkapan administrasi, melainkan perubahan budaya.
“Harapannya bukan hanya lolos administrasi, tetapi nilai-nilai layak anak ini bisa diimplementasikan. Ini juga menjadi tugas kami di TP PKK untuk terus mengedukasi masyarakat, terutama keluarga,” ujarnya.
Rapat ini turut dihadiri perwakilan OPD, camat, serta pengurus TP PKK Luwu Timur. Momentum tersebut menandai komitmen bersama seluruh elemen daerah dalam memastikan generasi muda tumbuh optimal di lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung.
