MALILI — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, Wayan Suparta, menegaskan bahwa keragaman budaya dan tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Bumi Batara Guru merupakan aset daerah yang tak ternilai harganya dan wajib dilestarikan.
Sebagai daerah multikultural yang dihuni oleh berbagai suku dan adat istiadat, Wayan meminta pemerintah daerah memberikan ruang yang lebih luas bagi penyelenggaraan festival budaya maupun pembinaan sanggar-sanggar seni lokal.
“Luwu Timur ini mini Indonesia, kebersamaan dalam keberagaman budaya adalah kekuatan kita. Pemerintah harus terus hadir mensupport kelestarian adat dan tradisi ini, agar generasi muda kita tidak kehilangan identitas budayanya di tengah gempuran modernisasi,” tegas Wayan Suparta.
Lebih lanjut, ia berharap agar agenda kebudayaan tahunan di setiap wilayah adat dan paguyuban dapat dikemas secara menarik sehingga mampu menjadi daya tarik wisata religi maupun budaya yang dapat mendatangkan wisatawan dari luar daerah. (*)
