LUWU TIMUR — Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Luwu Timur meminta Pemerintah Daerah mempertajam arah penggunaan anggaran dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem, Muhammad Iwan, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi NasDem dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur, Jumat (4/9/2026).
Muhammad Iwan menegaskan, perubahan APBD tidak semata-mata menjadi proses penyesuaian anggaran. Menurutnya, perubahan anggaran harus menjadi instrumen untuk memastikan program pembangunan tetap berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian Fraksi NasDem adalah pendidikan.
Berdasarkan hasil monitoring anggota DPRD di sejumlah wilayah, masih ditemukan fasilitas pendidikan yang membutuhkan pembenahan. Persoalan tersebut meliputi kondisi ruang belajar, sanitasi, fasilitas penunjang pembelajaran hingga infrastruktur bangunan sekolah.
Fraksi NasDem menilai peningkatan akses pendidikan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas lingkungan belajar.
Program seperti seragam gratis, bantuan bus sekolah dan beasiswa dinilai telah memberikan kemudahan bagi masyarakat. Namun, manfaat program tersebut akan semakin optimal apabila didukung fasilitas sekolah yang layak dan memadai.
Karena itu, Fraksi NasDem mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kebutuhan rehabilitasi, pembangunan dan peningkatan fasilitas pendidikan dalam Perubahan APBD 2026.
Muhammad Iwan juga meminta pemerintah daerah memiliki data kondisi infrastruktur pendidikan yang lengkap dan terintegrasi di seluruh kecamatan.
“Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menentukan skala prioritas pembangunan secara objektif, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan,” kata Muhammad Iwan.
Soroti Kecepatan Pelaksanaan Program
Selain sektor pendidikan, Fraksi NasDem mengingatkan pemerintah daerah agar program yang masuk dalam Perubahan APBD 2026 dapat segera direalisasikan.
Menurut Fraksi NasDem, Perubahan APBD ditetapkan ketika tahun anggaran telah berjalan. Kondisi tersebut membuat kesiapan perangkat daerah menjadi faktor penting agar pelaksanaan program tidak mengalami keterlambatan.
Untuk itu, Fraksi NasDem mendorong penguatan koordinasi antarperangkat daerah, kesiapan administrasi dan perencanaan teknis, serta pengawasan secara berkala terhadap progres setiap program.
Fraksi NasDem berharap Perubahan APBD 2026 dapat memperkuat pelayanan publik, mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memastikan program prioritas pemerintah daerah benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dalam rapat paripurna tersebut, Fraksi NasDem menyatakan mendukung pembahasan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
Pandangan Umum Fraksi NasDem dibacakan Muhammad Iwan dan ditandatangani Ketua Fraksi NasDem DPRD Luwu Timur, Drs. Sukman Sadike.
