Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Paruge, menghadiri acara kenal pamit Kapolres Luwu Timur yang digelar di TAB Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu malam (26/9/2026).
Kehadiran Jihadin Paruge bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat daerah menjadi bagian dari momentum pergantian pimpinan di Polres Luwu Timur. Kehadiran tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga komunikasi dan sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan Kepolisian.
Dalam acara tersebut, AKBP Ario Putranto TM. yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Luwu Timur dilepas untuk menjalankan amanah baru sebagai Kapolres Luwu Utara. Sementara itu, AKBP Irwan Kurnadi resmi menyambut tugas barunya sebagai Kapolres Luwu Timur.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas pengabdian AKBP Ario Putranto TM. selama bertugas di Luwu Timur. Ia berharap pergantian pimpinan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antarlembaga.
“Harapan terbesar kami, ke depannya kita dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam segala hal, sekecil apa pun itu,” ujar Bupati Irwan.
Bagi DPRD Luwu Timur, keberadaan Jihadin Paruge dalam momentum tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kelembagaan dengan jajaran Kepolisian. Sinergi tersebut dinilai penting, terutama dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat serta kelancaran pembangunan daerah.
Selain menjalankan fungsi legislasi dan anggaran, DPRD juga memiliki fungsi pengawasan yang membutuhkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, komunikasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan Kepolisian menjadi salah satu bagian penting dalam merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurnadi meminta dukungan dari seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan Polres Luwu Timur.
Ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan Kepolisian secara sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Kami menyadari bahwa dalam menjaga kamtibmas ini, Kepolisian tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak, terlebih dari seluruh masyarakat Luwu Timur,” tuturnya.
Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi seremoni pergantian pimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan melanjutkan sinergi antara Kepolisian, DPRD, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.
