Kabupaten Luwu Timur memanfaatkan Pekan Expo Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (K-UMKM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 sebagai ajang memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dan memperluas jaringan pemasaran bagi pelaku usaha lokal.
Kegiatan yang berlangsung Sabtu (10/10/2026) tersebut menjadi momentum strategis untuk mempertemukan pelaku koperasi, UMKM, dan dunia usaha dari berbagai daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (Disdagkop-UKMP) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktovianus, mengatakan expo tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha untuk mengembangkan potensi bisnis dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Menurutnya, Pekan Expo K-UMKM tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial atau ajang pameran produk. Lebih dari itu, kegiatan ini harus mampu menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, memperkenalkan produk unggulan, serta membangun peluang bisnis yang berkelanjutan.
Terlebih, kegiatan tersebut diikuti 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan melibatkan berbagai unsur gerakan koperasi, pelaku UMKM hingga dunia usaha.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku koperasi dan UMKM di Kabupaten Luwu Timur dapat semakin berkembang, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Senfry menambahkan, berbagai produk unggulan Luwu Timur memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Namun, pengembangan tersebut perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas produk, kemasan, inovasi, serta strategi pemasaran yang tepat.
Dengan memanfaatkan momentum expo ini, produk UMKM Luwu Timur diharapkan semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di pasar provinsi hingga nasional.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pun berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan koperasi dan UMKM, sekaligus mendorong pelaku usaha lokal agar semakin mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing.
