Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi Partai NasDem, Hj. Suwati, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) kebijakan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut membahas kebijakan penyusunan APBD 2027, penguatan fungsi pengawasan DPRD, serta upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah penghasil sumber daya alam.
Hj. Suwati menilai, Bimtek tersebut menjadi kesempatan penting bagi anggota DPRD untuk meningkatkan wawasan dan memperdalam pemahaman mengenai tugas serta tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan agar kami bisa lebih mendalami tugas dan fungsi kedewanan,” ujar Hj. Suwati.
Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap kebijakan penganggaran sangat diperlukan agar DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, terutama dalam memastikan anggaran daerah disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan.
Ia menegaskan, APBD tidak sekadar menjadi dokumen perencanaan keuangan daerah, tetapi juga instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, setiap program dan alokasi anggaran perlu dikaji secara cermat agar penggunaannya tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Luwu Timur.
Selain membahas penyusunan anggaran, Bimtek tersebut juga mengulas peran DPRD dalam pembentukan kebijakan dan peraturan daerah bersama pemerintah daerah. Peserta turut mendapatkan materi mengenai teknik penyusunan peraturan daerah atau legal drafting sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Hj. Suwati menilai, penguasaan materi tersebut penting untuk mendukung kualitas pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD.
Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang baik antara DPRD dan pemerintah daerah. Sinergi kedua lembaga diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, proses penyusunan APBD 2027 harus mendapat perhatian bersama agar program pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.
Melalui Bimtek ini, Hj. Suwati berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kedewanan, khususnya dalam mengawal penyusunan APBD Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2027.
Ia berharap, dengan perencanaan yang matang dan pengawasan anggaran yang optimal, program pembangunan daerah dapat berjalan sesuai prioritas serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.
