LUWU TIMUR, BACAANONLINE.COM — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur, Guntur Hafid, mengaku heran dengan kondisi sepatu yang photonya tersebar bahkan viral di media sosial belakangan ini.
Menurut Guntur, pihaknya tidak pernah menerima laporan kerusakan dari anggota Paskibra Luwu Timur terkait sepatu menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).
“Itu gambar saya juga pribadi heran. Karena selama latihan tidak pernah ada keluhan kerusakan,” ucap Guntur, Kamis (21/8/2025), dikutip dari Tribun-Timur. “Bahkan sampai latihan terakhir di hari Sabtu yang dihadiri Pak Bupati, tidak ada keluhan,” sambung dia.
Guntur menuturkan, ia tidak menampik bahwa sempat ada kerusakan kecil pada sepatu saat latihan. Tetapi, langsung diperbaiki. Ia mengaku tidak pernah menemukan adanya sepatu robek seperti yang tersebar di media sosial.
“Dengan latihan keras, wajar kalau ada insiden kecil. Tapi setelah diperbaiki rekanan, anak-anak tidak lagi mengeluh,” ujarnya. Lebih lanjut, Guntur juga membantah kabar bahwa sepatu tersebut jebol setelah satu kali pemakaian.
Menurut Guntur, photo yang beredar justru menunjukkan kondisi sepatu yang sudah lusuh dan bukan baru. “Kalau dikatakan sekali pakai, pasti kelihatan baru. Tapi yang di foto itu sudah kelihatan lusuh,” tegasnya.
Guntur menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menganggarkan Rp300.000 untuk satu pasang sepatu. Kendati demikian, ada vendor yang menawarkan harga lebih murah melalui e-katalog hingga Rp270.000 per pasang.
Guntur menambahkan, kabar tentang sepatu Paskibra Luwu Timur jebol ini sudah sampai ke telinga Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. “Pak Bupati sudah merespon. Tahun depan akan ada evaluasi dan peningkatan kualitas. Bisa jadi anggaran juga ditambah menyesuaikan kebutuhan,” tutur Guntur. (**)
