MALILI — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, Wahidin Wahid, menegaskan bahwa perbaikan dan normalisasi jaringan irigasi yang rusak harus menjadi prioritas utama pembangunan sektor pertanian daerah tahun ini.
Menurut Wahidin, banyak lahan persawahan warga yang belum bisa digarap secara maksimal akibat sistem pengairan yang kurang optimal, terutama saat menghadapi musim kemarau maupun potensi luapan air di musim penghujan.
“Irigasi adalah urat nadi pertanian kita. Sebanyak apa pun bantuan benih yang diberikan, hasilnya tidak akan maksimal kalau aliran air ke sawah-sawah petani tersumbat atau rusak. Kita butuh percepatan perbaikan infrastruktur pengairan ini,” tegas Wahidin.
Politisi ini juga mengajak kelompok tani (kelompok tani) untuk lebih aktif berkoordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan menyampaikan usulan perbaikan fasilitas pengairan agar dapat segera diakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah. (*)
