Breaking News
Menghadap Danau Matano, KDMP Sorowako Disebut sebagai Koperasi Terindah di Dunia
Buka Seminar Perkoperasian, Bupati Lutim Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Ratusan Warga Joget Bareng di Lomba Sambung Lirik, Bupati Irwan Larut Sapa Warga di Sorowako
Usai Buka Pekan Expo K-UMKM Sulsel, Bupati bersama Wabup Lutim Sapa Peserta Pameran
Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026, Angkat Kekayaan Lokal Luwu Timur
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
    HukumShow More
    Aliansi MUAK Apresiasi Langkah Kejari Luwu Timur, Tegaskan Pengawalan Kasus Lewat Dialog Terbuka
    Daerah Hukum Sosial
    Dihadapan Aliansi MUAK. Kajari Tegaskan Penyidikan Tak Bisa Berdasarkan Asumsi: “Hanya Layak Jadi Obrolan Warung Kopi”
    Hukum Pemerintahan
    Kejari Luwu Timur Terima Aspirasi Warga dan Tegaskan Komitmen Profesional Tangani Perkara
    Hukum
    Pemkab Lutim: Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
    Daerah Hukum Pembangunan Pemerintahan Pertambangan Sosial
    KLARIFIKASI RESMI: Nama Ketua HAM-LUTIM Batara Guru Dicatut Sejumlah Media Tanpa Konfirmasi​
    Hukum
  • Pemerintahan
  • Politik
    PolitikShow More
    DPRD Lutim Soroti Konsolidasi Golkar hingga Kecamatan, Bangkit: Mesin Partai Bergerak Cepat
    DPRD Pemerintahan Politik
    Sarkawi A Hamid Tegaskan Masih Kader Gerindra: Tidak Ada Keputusan untuk Keluar
    DPRD Pemerintahan Politik
    Tepis Isu Miring, Bupati Gowa Husniah Talenrang Pilih Fokus Gempur Kemiskinan Ekstrem
    Pemerintahan Politik Sosial
    Sikap Kontras Dua Mantan Bupati: Andi Hatta Berjiwa Negarawan, Budiman Dinilai Gagal ‘Move On’ Pasca-Pilkada​
    Daerah Politik Sosial
    Lawan Framing Menyesatkan, DPD NasDem Luwu Timur Tegaskan Komitmen Menjaga Marwah Demokrasi​
    Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
Font ResizerAa
Bacaan OnlineBacaan Online
Search
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

Meski Tambang Melambat, Ekonomi Non-Tambang Luwu Timur Melesat 13,87 Persen

kawal
By kawal
Juni 12, 2026
Share

MALILI — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur resmi merilis data pertumbuhan ekonomi untuk Triwulan I-2026. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Luwu Timur secara makro mencatatkan perlambatan atau mengalami kontraksi sebesar 2,31 persen secara year-on-year (y-on-y).

Kondisi ini dipicu oleh melemahnya produksi pertambangan bijih logam—yang selama ini menjadi penopang utama dengan distribusi sebesar 38,05 persen—akibat adanya kebijakan pembatasan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) maksimal 25% hingga 30%.​

Namun, di balik angka kontraksi tersebut, sebuah anomali positif yang luar biasa justru ditunjukkan oleh sektor-sektor non-tambang.

Kepala BPS Luwu Timur, Abdullah Pannu, menegaskan bahwa performa sektor di luar pertambangan saat ini justru memperlihatkan daya tahan (resiliensi) yang sangat kuat dan menjadi penyelamat wajah ekonomi daerah.​

“Betul bahwa secara total kita mengalami kontraksi akibat faktor global dan kebijakan di sektor tambang. Namun, jika kita mengeluarkan pengaruh atau kontribusi pertambangan tersebut, ekonomi Luwu Timur sebenarnya mampu tumbuh melesat sebesar 13,87 persen,” ungkap Abdullah Pannu.

“Capaian ini bahkan menjadi pertumbuhan ekonomi non-tambang tertinggi yang berhasil kita catat dalam lima tahun terakhir.” Tambahnya.​

Menurut Abdullah, pesatnya pertumbuhan sektor non-tambang ini ditopang secara kokoh oleh lima sektor utama. Sektor Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan memimpin dengan kontribusi dominan sebesar 24,35 persen. Disusul kemudian oleh sektor Konstruksi sebesar 14,85 persen, Administrasi Pemerintahan sebesar 3,98 persen, Perdagangan sebesar 3,95 persen, serta Industri Pengolahan yang menyumbang 3,91 persen.​

Jika dilihat secara triwulanan (quarter-to-quarter/q-to-q), lonjakan yang sangat signifikan terjadi pada sektor Administrasi Pemerintah yang melejit hingga 44,17 persen, Konstruksi sebesar 30,29 persen, Transportasi sebesar 21,49 persen, Real Estate sebesar 15,60 persen, serta sektor Penyediaan Makan Minum sebesar 13,68 persen.​

Faktor Pendorong Ketahanan Sektor Non-Tambang

Lebih lanjut, Abdullah Pannu menjelaskan bahwa lompatan performa ekonomi non-tambang ini didorong oleh masifnya pembangunan fasilitas perusahaan, perumahan, serta kawasan industri. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan belanja pemerintah dan pencairan THR ASN yang secara nyata mendongkrak sektor administrasi pemerintahan sekaligus menggerakkan daya beli masyarakat luas.​

“Meningkatnya mobilitas penduduk serta aktifnya kegiatan perdagangan, jasa, transportasi, akomodasi, hingga penyediaan makan minum turut memperkuat kinerja ekonomi non-tambang kita. Ini menjadi sinyal kuat bahwa meskipun pertambangan masih menjadi sektor dominan, mesin pertumbuhan ekonomi baru di Luwu Timur sudah mulai terbentuk,” jelasnya.​

Dari sisi kontribusi triwulanan (q-to-q), sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan keluar sebagai motor penggerak utama dengan andil sebesar 1,78 persen. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian tetap menjadi fondasi ekonomi yang paling kokoh dan mampu menjaga denyut nadi perekonomian masyarakat hingga ke pelosok desa.

Sementara itu, sektor Administrasi Pemerintahan menyumbang andil 1,29 persen dan Real Estate memberikan tambahan 0,11 persen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.​

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Masa Depan

Melihat adanya pergeseran dan penguatan di sektor non-tambang ini, Abdullah Pannu menegaskan betapa krusialnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang tengah berjalan. Sensus ini menjadi langkah vital untuk menyediakan data yang akurat, berkualitas, dan real-time demi mendukung percepatan pembangunan daerah.​

“Data yang berkualitas akan membantu Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, mengakselerasi program prioritas seperti PANDU JUARA, serta mencapai target-target pembangunan dan indikator makro daerah,” tutur Abdullah.​Di akhir keterangannya, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan agenda nasional ini.

“Keberhasilan sensus ini membutuhkan dukungan semua pihak agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan mencerminkan kondisi riil ekonomi Luwu Timur secara utuh,” pungkas Abdullah Pannu. (*)

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article Wahidin Wahid Minta Pemerintah Daerah Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Irigasi Pertanian​
Next Article Ekonomi Non-Tambang Luwu Timur Melesat 13,87 Persen, Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir​
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Menghadap Danau Matano, KDMP Sorowako Disebut sebagai Koperasi Terindah di Dunia
  • Buka Seminar Perkoperasian, Bupati Lutim Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
  • Ratusan Warga Joget Bareng di Lomba Sambung Lirik, Bupati Irwan Larut Sapa Warga di Sorowako
  • Usai Buka Pekan Expo K-UMKM Sulsel, Bupati bersama Wabup Lutim Sapa Peserta Pameran
  • Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026, Angkat Kekayaan Lokal Luwu Timur

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

‎Resmi Dibuka Pj. Sekda, Turnamen Bupati Legend Cup I Perkuat Solidaritas Pemain Senior‎‎

Daerah

Bupati Irwan Ajak FKUB dan Tomas Perkuat Kerukunan di Luwu Timur

Daerah Pemerintahan

Sebelum Tertibkan Lahan PSN Lampia Pekan Ini, Pemkab Luwu Timur Sudah Tempuh 5 Tahapan Persuasif

Daerah

Siapkan SDM Unggul, Pemkab Lutim Hadirkan Program Mandalish

Daerah Pembangunan Pemerintahan Sosial
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

Sitemap

  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

A Group Member of:

Ikuti kami di:

Facebook-f Instagram Youtube
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?