MALILI – Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Andi Ahmad menekankan pentingnya filosofi pembangunan yang tidak hanya terpaku pada stabilitas fiskal, tetapi juga fokus pada pemerataan kesejahteraan, diversifikasi ekonomi, serta pembangunan yang inklusif.
Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, dalam tanggapannya sepakat bahwa keberhasilan pemerintah diukur dari meningkatnya taraf hidup masyarakat secara merata.
Oleh karena itu, Pemkab Lutim berkomitmen untuk menjaga disiplin fiskal sekaligus memperkuat alokasi belanja modal yang bersifat produktif.
Wabup memaparkan bahwa arah pembangunan daerah akan diarahkan pada penguatan sektor-sektor kunci seperti pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Salah satu langkah strategis yang akan terus didorong adalah hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Melalui langkah ini, Pemkab berharap dapat menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar, sehingga pembangunan yang berkelanjutan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur. (*)
