Kesuksesan Kabupaten Luwu Timur menjadi tuan rumah Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke-79 diharapkan membawa dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta promosi sektor pariwisata.
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Wahidin, S.A.N., menilai penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut bukan sekadar menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperluas peluang usaha dan memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai wilayah di Sulawesi menjadi peluang strategis bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Luwu Timur, yang dikenal dengan sebutan Bumi Batara Guru.
“Kesuksesan Luwu Timur menjadi tuan rumah HARKOPNAS ke-79 harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berharap momentum ini dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM, koperasi, dan sektor pariwisata. Dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat, kita optimistis potensi lokal Luwu Timur semakin dikenal luas,” ujar Wahidin, Sabtu (10/10/2026).
Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan HARKOPNAS ke-79 dapat mendorong pelaku UMKM semakin berkembang, baik dari sisi pemasaran produk, perluasan jaringan usaha, maupun peningkatan daya saing.
Selain itu, sektor pariwisata juga dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang melalui promosi yang lebih luas. Pengenalan destinasi wisata, budaya lokal, dan produk unggulan daerah kepada para peserta diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke Luwu Timur.
Wahidin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku koperasi, UMKM, dan masyarakat agar peluang yang tercipta melalui kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaannya, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat setelah kegiatan berakhir.
Karena itu, momentum HARKOPNAS ke-79 diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat koperasi, mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas promosi pariwisata, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kesuksesan Luwu Timur menjadi tuan rumah HARKOPNAS ke-79 harus menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk semakin berkembang dan perekonomian masyarakat semakin meningkat, menuju Luwu Timur yang maju dan juara,” demikian harapannya.
Dengan pemanfaatan momentum tersebut secara optimal, Luwu Timur diharapkan tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah kegiatan nasional, tetapi juga semakin diperhitungkan sebagai daerah dengan potensi ekonomi lokal, koperasi, UMKM, dan pariwisata yang menjanjikan.
