Breaking News
DWP Lutim Ikuti Halal Bihalal dan Peringatan Hari Kartini Secara Virtual
30 Finalis Bersaing, Luwu Timur Cari Wajah Baru Duta Wisata 2026
BPBD Luwu Timur Siapkan Strategi Mitigasi Berlapis Hadapi El Nino 2026​
Siapkan SDM Unggul, Pemkab Lutim Hadirkan Program Mandalish
Wabup Lutim Hadiri Raker Tahun II PW GPIL, Perkuat Peran Perempuan
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
    HukumShow More
    Besok, PN Malili Gelar Sidang di Luar Gedung di Kecamatan Wotu
    Hukum Pemerintahan
    Proyek Rp43 Miliar Islamic Center Malili Bobrok, Tokoh Pemuda dan Polisi Endus Aroma Korupsi
    Hukum
    Skandal “Plafon Bobrok” Masjid Islamic Center: Proyek Mercusuar Era Bupati Budiman Jadi Sorotan Tajam!​
    Hukum
    KLARIFIKASI: Sukman Sadike Tegaskan Tak Pernah Dihubungi Jurnalis Abdul Rahim Terkait Narasi di Media Sosial​
    DPRD Hukum Politik
    Bupati Irwan Apresiasi Sidang Keliling PN Malili: Keadilan Kini Menjemput Rakyat
    Daerah Hukum
  • Pemerintahan
  • Politik
    PolitikShow More
    KLARIFIKASI: Sukman Sadike Tegaskan Tak Pernah Dihubungi Jurnalis Abdul Rahim Terkait Narasi di Media Sosial​
    DPRD Hukum Politik
    Biaya Haji Turun Rp2 Juta, HNW: Pelayanan Juga Harus Naik Kelas
    Politik
    Sekertaris Nasdem : Wakil Ketua DPRD, HM. Siddiq BM Melanggar AD/ART Partai
    Politik
    DPRD Berseteru Soal Hari Jadi Lutim, Sarkawi dan Politisi Golkar Saling Serang
    Politik
    Wabup Puspawati dan DPRD Teken Nota Kesepakatan Ranwal RPJMD Lutim 2025–2029
    Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
Font ResizerAa
Bacaan OnlineBacaan Online
Search
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

DPRD Lutim Dorong Penguatan Pascapanen untuk Lindungi Petani

kawal
By kawal
Desember 3, 2025
Share

BacaanOnline.com, Malili — Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan penguatan sektor pertanian, khususnya pada tahap pascapanen yang selama ini menjadi masalah utama petani.

Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti audiensi Komisi II DPRD Lutim dengan Perum Bulog di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur.

Sarkawi menjelaskan bahwa pengelolaan gabah di Luwu Timur masih jauh dari ideal. Petani kesulitan mengeringkan gabah saat musim hujan karena tidak ada fasilitas pengering (dryer) yang memadai. Penggilingan padi modern juga masih sangat terbatas.

Kondisi ini menyebabkan kualitas gabah menurun dan harga jualnya ikut turun. Padahal produksi gabah Lutim mencapai 160.000 ton per musim, sementara industri penggilingan lokal hanya mampu mengolah sekitar 48.000 ton.

“Petani kita selalu rugi saat musim hujan karena tidak ada dryer yang cukup. Kalau ada penggilingan modern, kualitas gabah bisa terjaga dan harga stabil,” tegas Sarkawi.

Dalam audiensi tersebut, DPRD Lutim menyampaikan dua usulan penting melalui surat resmi Bupati Irwan Bachri Syam:

  • Pembangunan Gudang Bulog berkapasitas 10.000–20.000 ton untuk memperkuat stabilisasi harga.
  • Pengadaan lima unit penggilingan padi modern dengan dryer berkapasitas besar agar gabah bisa diproses meski cuaca buruk.

Sarkawi menilai tanpa fasilitas ini, Luwu Timur hanya akan menjadi pemasok gabah mentah untuk daerah lain, sementara nilai tambah ekonominya dinikmati pihak luar.

“Kalau gabah terus dibawa keluar, petani tidak dapat keuntungan maksimal. Kita ingin industri pengolahan tumbuh di Lutim,” ujarnya.

Audiensi itu diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq, yang menyatakan siap menindaklanjuti kajian teknis usulan tersebut.

Sarkawi menegaskan bahwa persoalan pascapanen adalah isu mendasar dan harus segera ditangani agar petani memiliki posisi tawar yang lebih baik.

“Kita ingin perlindungan nyata bagi petani. Infrastruktur ini harus dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” tuturnya.

Ia memastikan DPRD Lutim akan mengawal usulan ini hingga terealisasi dan meminta pemerintah pusat memberi perhatian lebih besar kepada daerah penghasil pangan.

“Ini bukan hanya soal harga gabah, tetapi masa depan ekonomi daerah dan stabilitas pangan,” pungkasnya.

TAGGED:DPRD Luwu TimurKomisi II DPRD LutimPerum Bulog
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article Bupati Irwan Terima Penghargaan Atas Dedikasi dalam Pembangunan KDMP
Next Article Bupati Irwan: Perencanaan Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • DWP Lutim Ikuti Halal Bihalal dan Peringatan Hari Kartini Secara Virtual
  • 30 Finalis Bersaing, Luwu Timur Cari Wajah Baru Duta Wisata 2026
  • BPBD Luwu Timur Siapkan Strategi Mitigasi Berlapis Hadapi El Nino 2026​
  • Siapkan SDM Unggul, Pemkab Lutim Hadirkan Program Mandalish
  • Wabup Lutim Hadiri Raker Tahun II PW GPIL, Perkuat Peran Perempuan

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Sawah Terendam Banjir, Dwi Heryanto Tinjau Langsung dan Bahas Solusi Bersama Petani Kertoraharjo

DPRD

Independensi Tim Ahli Investigasi Kebocoran Pipa Minyak PT Vale Dipertanyakan DPRD Luwu Timur

DPRD

Fraksi NasDem Dorong Pembenahan Tata Kelola Anggaran Daerah Luwu Timur

DPRD

DPRD Lutim Setujui Ranperda APBD 2024, Fraksi GPR Beri Catatan Kritis

DPRD
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

Sitemap

  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

A Group Member of:

Ikuti kami di:

Facebook-f Instagram Youtube
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?