MALILI — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, Dwi Herianto, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur daerah selalu mengedepankan skala prioritas dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat di tingkat desa.
Menurut legislator ini, pemerataan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, hingga fasilitas pengairan (irigasi) merupakan kunci utama untuk menggerakkan roda perekonomian lokal, khususnya bagi masyarakat desa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani.
“Pembangunan yang sukses itu bukan sekadar membangun fisik, tetapi bagaimana infrastruktur tersebut bisa langsung dirasakan manfaatnya untuk memotong biaya logistik hasil panen warga. Oleh karena itu, perencanaan dari tingkat bawah (musrenbang) harus benar-benar dikawal,” ujar Dwi Herianto.
Ia juga menekankan pentingnya kualitas pengerjaan proyek oleh pihak kontraktor. Dwi Herianto menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD akan diperketat agar tidak ada proyek infrastruktur yang dikerjakan asal-asalan yang justru merugikan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia juga mengajak para kepala desa dan masyarakat untuk aktif memberikan laporan atau masukan jika menemukan kendala pembangunan di wilayah mereka.”Kami di DPRD siap mengawal aspirasi warga agar masuk dalam program prioritas daerah. Sinergi antara pemerintah desa, daerah, dan legislatif adalah kunci agar pembangunan di Luwu Timur ini bisa berjalan merata dan berkeadilan,” pungkasnya. (*)
