Momentum Halalbihalal dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk mempererat kolaborasi antara dunia usaha dan pemangku kepentingan daerah. PT Vale Indonesia Tbk bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Timur meneguhkan komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Sorowako ini dihadiri oleh jajaran manajemen dan karyawan PT Vale, Bupati Luwu Timur Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST, M.T., IPM, Anggota DPRD Luwu Timur Aripin S.Ag, Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, Ns., S.Kep., S.H., M.H., Dandim 1403 Sawerigading Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Timur Berthy Oktavianes Zakarias Huliselan, S.H., M.H., serta Ketua Pengadilan Agama Malili Rajiman S.Hi, M.H.
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk, Budiawansyah, menyampaikan bahwa keberhasilan perusahaan selama 57 tahun tidak lepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat. Ia menegaskan, sinergi dengan Bupati, DPRD, TNI, dan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas operasional sekaligus mendorong realisasi investasi jangka panjang.
“Keberadaan PT Vale bukan sekadar menjalankan bisnis, tetapi membangun masa depan bersama. Investasi yang kami lakukan diharapkan terus menjadi motor penggerak transformasi Luwu Timur, baik melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah maupun pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengapresiasi komitmen PT Vale yang terus menjalin silaturahmi dan kolaborasi dengan pemerintah serta masyarakat. Menurutnya, kontribusi perusahaan selama lebih dari lima dekade telah memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah.
Ia bahkan mengibaratkan daerah memiliki “saham” sebesar 2,5 persen di PT Vale, karena setiap tahun kontribusi perusahaan turut memperkuat pendapatan daerah. Bupati juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi, dengan pemerintah siap menjadi jembatan antara masyarakat dan perusahaan.
Irwan juga mengungkapkan bahwa penyelesaian sengketa lahan Old Camp di Sorowako menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Kesepakatan tersebut dinilai memberikan solusi yang adil bagi semua pihak.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyatakan dukungan penuh terhadap rencana PT Vale yang berorientasi pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Sorowako, Wawondula, Wasuponda, dan Malili.
Di tengah tantangan global, PT Vale menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar US$76,1 juta pada tahun 2025 atau meningkat 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi modal penting bagi perusahaan untuk memperluas kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
Berbagai program terus dijalankan, mulai dari pelatihan keterampilan bersertifikat bagi tenaga kerja lokal hingga penyaluran beasiswa kepada lebih dari 1.000 pelajar. Selain itu, perusahaan juga aktif mendorong penguatan UMKM serta pemberdayaan masyarakat berbasis sosial dan lingkungan.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), sekaligus memastikan pertumbuhan industri berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan.
Melalui sinergi yang semakin kuat dengan pemerintah daerah dan masyarakat, PT Vale optimistis dapat menghadapi tantangan global sekaligus membangun fondasi pembangunan jangka panjang yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Luwu Timur.
