Kolaka, 20 April 2026 — PT Vale Indonesia Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di sektor kesehatan.
Sebagai bagian dari MIND ID dan mitra strategis pemerintah, PT Vale telah menjangkau sekitar 5.000 keluarga berisiko stunting sejak 2024 melalui program pemberian paket sembako dan nutrisi tambahan secara berkelanjutan. Program tersebut dinilai mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi dasar masyarakat dan memberikan dampak nyata dalam upaya pencegahan stunting.
Kegiatan penguatan intervensi ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kolaka dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kolaka. Kolaborasi ini dinilai sebagai bentuk sinergi konkret antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Program ini dijalankan bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kabupaten Kolaka serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.
Manager External Relations PT Vale Indonesia Tbk Blok Pomalaa, Hasmir, menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang. “Keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai operasional yang bertanggung jawab, tetapi juga kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini adalah investasi untuk menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya.
Program intervensi yang dijalankan mengintegrasikan dua pendekatan utama, yakni intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik difokuskan pada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sementara intervensi gizi sensitif diarahkan pada penguatan lingkungan pendukung agar tumbuh kembang anak berlangsung optimal.
Berbagai kegiatan dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pemberian makanan tambahan (PMT), edukasi gizi keluarga, hingga pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kolaka menilai keterlibatan PT Vale sebagai contoh praktik kolaborasi yang efektif dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui program ini, PT Vale kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan manusia yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, upaya penurunan stunting diharapkan mampu menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat, unggul, dan berdaya saing.
