Luwu Timur, bacaanonline.com – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Andi Ahmad, S.A.N., menegaskan bahwa pembangunan desa harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.
Komitmen itu ia wujudkan dengan menetapkan Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, sebagai titik fokus pembangunan tahun 2025, melalui alokasi program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) senilai Rp1,6 miliar.
Menurut Andi Ahmad, prioritas ini tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga penguatan pondasi ekonomi masyarakat.
“Pembangunan harus memberi dampak langsung, bukan sekadar formalitas program. Saya ingin infrastruktur dan ekonomi warga tumbuh beriringan,” tegasnya saat reses perseorangan di Desa Ledu-Ledu, Kamis (14/8/2025).
Dana Pokir tersebut diarahkan untuk dua sektor utama, yaitu perbaikan jalan desa dan penguatan ekonomi lokal.
- Perbaikan infrastruktur jalan diharapkan memperlancar akses distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi warga.
- Sementara di sektor ekonomi, Rp500 juta dialokasikan khusus untuk modal usaha bagi pelaku UMKM.
Uniknya, bantuan modal usaha ini disalurkan langsung per kepala keluarga (KK) sebesar Rp2,5 juta, sehingga setiap keluarga memiliki kendali penuh dalam mengelola dana sesuai kebutuhan usaha mereka.
Andi Ahmad menekankan bahwa strategi ini dirancang untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
Dengan langkah tersebut, ia berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan DPRD mampu mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.
