Breaking News
Sinergi Membangun Negeri: PT Vale Raih Penghargaan Bergengsi dari Gubernur Sulteng di HUT ke-62
Besok, PN Malili Gelar Sidang di Luar Gedung di Kecamatan Wotu
Proyek Rp43 Miliar Islamic Center Malili Bobrok, Tokoh Pemuda dan Polisi Endus Aroma Korupsi
Luwu Timur Kafilah Pertama Tiba di Maros, Siap Berlaga di MTQ XXXIV Sulsel
Wabup Lutim Hadiri Hari Jadi ke-24 Kota Palopo, Perkuat Sinergi Pembangunan Regional
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
    HukumShow More
    Besok, PN Malili Gelar Sidang di Luar Gedung di Kecamatan Wotu
    Hukum Pemerintahan
    Proyek Rp43 Miliar Islamic Center Malili Bobrok, Tokoh Pemuda dan Polisi Endus Aroma Korupsi
    Hukum
    Skandal “Plafon Bobrok” Masjid Islamic Center: Proyek Mercusuar Era Bupati Budiman Jadi Sorotan Tajam!​
    Hukum
    KLARIFIKASI: Sukman Sadike Tegaskan Tak Pernah Dihubungi Jurnalis Abdul Rahim Terkait Narasi di Media Sosial​
    DPRD Hukum Politik
    Bupati Irwan Apresiasi Sidang Keliling PN Malili: Keadilan Kini Menjemput Rakyat
    Daerah Hukum
  • Pemerintahan
  • Politik
    PolitikShow More
    KLARIFIKASI: Sukman Sadike Tegaskan Tak Pernah Dihubungi Jurnalis Abdul Rahim Terkait Narasi di Media Sosial​
    DPRD Hukum Politik
    Biaya Haji Turun Rp2 Juta, HNW: Pelayanan Juga Harus Naik Kelas
    Politik
    Sekertaris Nasdem : Wakil Ketua DPRD, HM. Siddiq BM Melanggar AD/ART Partai
    Politik
    DPRD Berseteru Soal Hari Jadi Lutim, Sarkawi dan Politisi Golkar Saling Serang
    Politik
    Wabup Puspawati dan DPRD Teken Nota Kesepakatan Ranwal RPJMD Lutim 2025–2029
    Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
Font ResizerAa
Bacaan OnlineBacaan Online
Search
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

DPRD Luwu Timur Desak Kejelasan Status Lahan Kompensasi Dam Karebbe

kawal
By kawal
Oktober 30, 2025
Share
Ruang DPRD Luwu Timur.

Malili, BacaanOnline.com — Polemik sewa lahan kompensasi Dam Karebbe kepada PT Indonesia Huali Industrial Park (IHIP) kembali mencuat ke permukaan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Luwu Timur, Kamis (30/10/2025), anggota dewan menyoroti kabut tebal di balik status kepemilikan lahan yang hingga kini belum pernah benar-benar dijernihkan.

Anggota DPRD Luwu Timur, HM Siddiq BM, menjadi salah satu suara paling lantang dalam forum tersebut. Ia menilai, akar persoalan bukan semata pada harga sewa lahan yang dinilai “murah tak masuk akal”, tetapi pada kejelasan hak atas tanah yang sejak lama dijanjikan kepada warga terdampak proyek nasional Dam Karebbe.

“Ini bukan semata soal nominal sewa yang kecil, tapi soal hak masyarakat. Lahan itu dulu dijanjikan sebagai kompensasi untuk warga Karaden dan Lampia masing-masing sekitar 100 dan 200 hektare. Sekarang, tanpa kejelasan hukum, tiba-tiba disewakan ke pihak lain,” tegas Siddiq.

Siddiq mengaku sebagai saksi hidup proses kompensasi tersebut. Ia menyebut langkah pemerintah daerah menyewakan lahan yang statusnya belum tuntas sebagai tindakan yang keliru dan berpotensi menimbulkan konflik sosial berkepanjangan.

Lebih jauh, ia mengungkapkan adanya dugaan tumpang tindih antara lahan kompensasi Dam Karebbe dan aset Yayasan Olahraga yang pada masa lalu juga dikelola oleh pejabat daerah.

“Celakanya, lahan kompensasi dan lahan Yayasan Olahraga saling tumpang tindih. Ini sumber kekacauan administratif yang harus segera diurai. DPRD tidak bisa tinggal diam ini sudah menyentuh ranah hukum,” ujar Siddiq menegaskan.

Ketegangan di lapangan kini semakin meningkat. Warga yang telah lama menempati lahan kompensasi merasa haknya terancam, sementara sebagian lainnya justru mendukung pemerintah dengan alasan investasi dan peluang kerja. Kondisi ini, menurut Siddiq, diperparah oleh minimnya transparansi pemerintah dalam menjelaskan dasar hukum dan proses pengukuran lahan.

“Sekarang warga diadu sesama warga. Ada yang demo, ada yang menolak. Padahal yang paling mendasar belum pernah dijawab: siapa pemilik sah tanah kompensasi Dam Karebbe ini?” ujarnya dengan nada tinggi.

DPRD Luwu Timur pun menyatakan sikap tegas. Ketua DPRD, Ober Datte, memastikan pihaknya tidak akan menutup mata terhadap polemik yang berpotensi merugikan masyarakat dan daerah tersebut.

“Kami ingin semuanya terang benderang mulai dari status aset, proses penyewaan, hingga potensi kerugian daerah. Semua harus dibuka ke publik,” tegas Ober.

Sebagai langkah awal, DPRD akan mendorong pembentukan tim investigasi independen yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, masyarakat, dan lembaga audit profesional. Tim ini akan bertugas menelusuri seluruh proses pengelolaan, pengukuran, serta perjanjian sewa lahan antara pemerintah daerah dan PT IHIP.

RDP yang digelar di ruang paripurna DPRD Lutim itu menjadi salah satu forum terpanas di awal masa sidang. Isu Dam Karebbe kini bukan lagi sekadar urusan teknis, tetapi telah berkembang menjadi ujian integritas tata kelola aset daerah dan perjuangan keadilan bagi warga yang merasa hak mereka atas tanah terpinggirkan.

TAGGED:Dam Karebbe kepada PT Indonesia Huali Industrial Park (IHIP)DPRD Luwu Timur
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article DPRD Luwu Timur Dukung Putri Daerah Tampil di Ajang Nasional
Next Article DPRD Luwu Timur Pastikan Aset Daerah Siap Dikelola untuk Ekonomi Pesisir
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Sinergi Membangun Negeri: PT Vale Raih Penghargaan Bergengsi dari Gubernur Sulteng di HUT ke-62
  • Besok, PN Malili Gelar Sidang di Luar Gedung di Kecamatan Wotu
  • Proyek Rp43 Miliar Islamic Center Malili Bobrok, Tokoh Pemuda dan Polisi Endus Aroma Korupsi
  • Luwu Timur Kafilah Pertama Tiba di Maros, Siap Berlaga di MTQ XXXIV Sulsel
  • Wabup Lutim Hadiri Hari Jadi ke-24 Kota Palopo, Perkuat Sinergi Pembangunan Regional

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Komisi I DPRD Luwu Timur Bahas Pra-Anggaran 2026 Bersama Dinas Damkar

DPRD

Warga Desa Tawakua Sampaikan Aspirasi ke Abdul Halim, Jalan Longsor Jadi Keluhan Utama

DPRD

Fraksi GPR DPRD Luwu Timur Dorong Pemda Gali Potensi Ekonomi Lokal

DPRD

Banggar DPRD dan TAPD Luwu Timur Jalani Evaluasi APBD 2026 di Provinsi Sulsel

DPRD
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

Sitemap

  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

A Group Member of:

Ikuti kami di:

Facebook-f Instagram Youtube
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?