LUWU TIMUR, BACAANONLINE.COM – PT Vale Indonesia, Tbk telah membuka saluran komunikasi langsung melalui telepon atau hotline 24 jam dan juga membuka Posko Pengaduan dan Informasi dikantor kecamatan Towuti, kabupaten Luwu Timur.
Hotline dibuka pasca insiden kebocoran pipa minyak milik PT Vale Indonesia, Tbk yang terjadi di Desa Lioka, Sabtu 23 Agustus 2025 lalu. Poster dibagikan secara berantai masuk ke grup – grup WhatsApp.
Poster itu mengajak warga sekitar yang terdampak agar menghindari penggunaan air dari sumber terdekat hingga hasil uji keluar. Selain itu, juga warga diminta agar segera melaporkan bila ada perubahan pada air, tanaman atau sawah.
Hotline dibuka 24 jam dengan nomor kontak 081144301679 atau dapat langsung mendatangi Posko pengaduan dan informasi di kantor kecamatan Towuti dari pukul 07.00 hingga 18.00 Wita.
Sebelumnya, PT Vale Indonesia Tbk diduga mencemari persawahan petani di desa Lioka akibat terjadinya kebocoran Pipa minyak milik Perusahaan tambang nikkel raksasa itu.
Sawah yang semestinya menjadi tumpuan hidup petani, dan memegang peranan vital dalam mendukung ketahanan pangan, kini berubah menjadi kolam minyak hitam pekat.
“Pipa minyak PT Vale mengalami kebocoran sehingga luapan minyak mentah melebar ke sawah-sawah dan irigasi,” kata Ketua Pospera Towuti, Ulla, di lokasi kejadian, Sabtu 23/08/25.
Sementara itu, PT Vale Indonesia, Tbk melalui Head of Corporate Communication, Vanda Kusumaningrum mengatakan, PT Vale memahami terkait insiden kerusakan pipa yang terjadi pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di desa Lioka, Kecamatan Towuti.
“Penyebab kerusakan masih dalam proses investigasi, namun prioritas utama kami adalah meyakinkan sumber kebocoran dapat tertangani dengan baik dan melakukan upaya mitigasi terhadap dampak masyarakat, sosial dan lingkungan,” kata Vanda. (*)
