Breaking News
Damkar Lutim Kenalkan Bahaya dan Manfaat Api pada Anak Melalui Outing Class
PT Vale Rayakan Hari Buruh dengan Dialog Terbuka, Serap Aspirasi Pekerja di Sorowako
PT Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan dan Dampak Sosial Meningkat
PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid di Awal 2026, Laba Melonjak 85%
PT Vale Tingkatkan Layanan Kesehatan Morowali Lewat Program Service Excellence
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
    HukumShow More
    Ibas Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Narkoba di Luwu Timur
    Daerah Hukum
    Besok, PN Malili Gelar Sidang di Luar Gedung di Kecamatan Wotu
    Hukum Pemerintahan
    Proyek Rp43 Miliar Islamic Center Malili Bobrok, Tokoh Pemuda dan Polisi Endus Aroma Korupsi
    Hukum
    Skandal “Plafon Bobrok” Masjid Islamic Center: Proyek Mercusuar Era Bupati Budiman Jadi Sorotan Tajam!​
    Hukum
    KLARIFIKASI: Sukman Sadike Tegaskan Tak Pernah Dihubungi Jurnalis Abdul Rahim Terkait Narasi di Media Sosial​
    DPRD Hukum Politik
  • Pemerintahan
  • Politik
    PolitikShow More
    Lawan Framing Menyesatkan, DPD NasDem Luwu Timur Tegaskan Komitmen Menjaga Marwah Demokrasi​
    Politik
    KLARIFIKASI: Sukman Sadike Tegaskan Tak Pernah Dihubungi Jurnalis Abdul Rahim Terkait Narasi di Media Sosial​
    DPRD Hukum Politik
    Biaya Haji Turun Rp2 Juta, HNW: Pelayanan Juga Harus Naik Kelas
    Politik
    Sekertaris Nasdem : Wakil Ketua DPRD, HM. Siddiq BM Melanggar AD/ART Partai
    Politik
    DPRD Berseteru Soal Hari Jadi Lutim, Sarkawi dan Politisi Golkar Saling Serang
    Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
Font ResizerAa
Bacaan OnlineBacaan Online
Search
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hiburan
  • Lifetyle
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

DPRD Lutim Soroti Kejanggalan Aset Pabrik Es, Nilai Tanah Naik Tajam Tanpa Penjelasan

kawal
By kawal
Oktober 30, 2025
Share
Rapat DPRD pembahasan penyertaan modal ke Perseroda Luwu Timur Gemilang, Kamis (30/10/2025).

Malili, BacaanOnline.com — Polemik aset daerah kembali mencuat dalam rapat DPRD Kabupaten Luwu Timur, Kamis (30/10/2025). Sejumlah legislator menyoroti perbedaan nilai aset Pabrik Es yang diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan mempertanyakan kejelasan pengelolaannya bersama pihak swasta.

Anggota DPRD Luwu Timur Firman Udding mengungkap adanya kejanggalan dalam pencatatan aset tanah milik Pemda yang menjadi bagian dari Pabrik Es tersebut. Nilai tanah seluas 6.000 meter persegi itu tercatat naik drastis dari Rp73 juta menjadi Rp565 juta tanpa penjelasan yang jelas.

“Ada dugaan salah pencatatan. Nilai tanah sebesar itu di tahun 2007 tidak masuk akal. Kami minta Inspektorat segera turun tangan menilai ulang sebelum diserahkan,” tegas Firman.

Firman juga mengingatkan bahwa Pabrik Es sempat berhenti beroperasi dan baru aktif kembali setelah diperbaiki oleh pihak swasta dengan dana sekitar Rp200 juta. Namun, hingga kini status kontrak kerja sama belum memiliki kejelasan hukum.

“Kalau kontraknya tidak diperjelas, bisa jadi masalah hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Sarkawi Hamid. Ia menilai Pemda dan BUMD harus berhati-hati dalam menerima aset yang justru bisa menjadi beban keuangan daerah.

“Kalau asetnya berpotensi merugikan, sebaiknya jangan diserahkan dulu. Tapi kalau bisa jadi usaha produktif, tentu kita dukung penuh,” kata Sarkawi.

Sarkawi juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap penyertaan modal daerah yang nilainya mencapai ratusan miliar hingga tahun 2027.

“Ini uang rakyat. Jangan sampai aset yang seharusnya jadi sumber PAD malah jadi beban hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Erni Mallape memberi pesan kepada jajaran muda di BUMD agar berani berinovasi dan terbuka dalam komunikasi.

“Kalian ini generasi muda, punya semangat dan kemampuan. Gunakan itu untuk membangun daerah. Jangan ragu berkoordinasi jika ada kendala,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Luwu Timur sepakat akan meninjau langsung lokasi Pabrik Es guna memastikan legalitas aset dan kejelasan kerja sama dengan pihak ketiga.

“Kita akan lihat langsung di lapangan. Jangan sampai ada aset daerah yang berubah fungsi tanpa dasar hukum,” tutup Sarkawi.

Selain membahas Pabrik Es, rapat juga menyinggung rencana penyertaan modal berupa barang dan kerja sama antara PT Luwu Timur Gemilang (LTG) dengan pihak swasta dalam pengembangan komoditas rumput laut dan pupuk kompos. DPRD menekankan agar BUMD fokus pada tiga bidang usaha produktif yang benar-benar memberi keuntungan bagi daerah.

TAGGED:BUMDDPRD Luwu TimurPabrik Es
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article DPRD Luwu Timur Pastikan Program Kartu Lansia Benar-Benar Dirasa Manfaatnya oleh Warga
Next Article Biaya Haji Turun Rp2 Juta, HNW: Pelayanan Juga Harus Naik Kelas
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Damkar Lutim Kenalkan Bahaya dan Manfaat Api pada Anak Melalui Outing Class
  • PT Vale Rayakan Hari Buruh dengan Dialog Terbuka, Serap Aspirasi Pekerja di Sorowako
  • PT Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan dan Dampak Sosial Meningkat
  • PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid di Awal 2026, Laba Melonjak 85%
  • PT Vale Tingkatkan Layanan Kesehatan Morowali Lewat Program Service Excellence

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Ketua DPRD Luwu Timur Serahkan Bantuan Kartu Lutim Lansia Kepada Warga Wotu

DPRD

DPRD Lutim Tegaskan Penguatan Perseroda LTG, Pansus Tinjau PT POMU di Jakarta

DPRD

Fraksi Golkar DPRD Lutim Desak Pemda Akomodir 208 Tenaga Upah Jasa Jadi PPPK Paruh Waktu

DPRD

Bapemperda DPRD Luwu Timur Dorong Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

DPRD
© Kawal Media Consulting. Luwuraya Media Kreatif. All Rights Reserved.

Sitemap

  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

A Group Member of:

Ikuti kami di:

Facebook-f Instagram Youtube
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?