BACAANONLINE.COM — Di sebuah ruang kelas yang sederhana, suara ketukan papan ketik menjadi musik bagi masa depan.
Di sana, Irwan Bachri Syam tidak berdiri sebagai seorang pejabat tinggi dengan protokol yang kaku, melainkan sebagai sosok “Ayah” bagi anak-anak Luwu Timur.
Saat tangannya mendarat lembut di atas kepala siswa tersebut, ada pesan tanpa kata yang tersampaikan oleh sang Bupati:
“Belajarlah yang tekun, Nak. Dunia ini luas, dan masa depanmu jauh lebih besar dari ruang kelas ini.”
Senyum lebar di wajah sang siswa bukan sekadar ekspresi senang karena dikunjungi, tapi cerminan dari rasa aman dan dihargai.
Di balik tulisan “APBD 2017” pada monitor komputer itu, kita melihat bahwa anggaran bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata untuk memberi “senjata” ilmu bagi generasi penerus.
Tatapan tulus sang Bupati menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati tidak diukur dari seberapa tinggi tempat duduknya, tapi dari seberapa rendah ia mau membungkuk untuk menyentuh hati rakyatnya.
Sentuhan itu adalah restu, semangat, dan janji bahwa tidak ada anak yang akan berjuang sendirian dalam meraih mimpinya.
(Alpian Alwi)
