Malili, BacaanOnline.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai upaya menjaga kualitas demokrasi di tingkat daerah.
Hal itu terungkap dalam kegiatan audiensi antara KPU dan DPRD Luwu Timur yang digelar di Kantor DPRD, Rabu (22/10/2025).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog terbuka antara kedua lembaga.
Audiensi ini dihadiri oleh Ketua KPU Luwu Timur, Irfan Lahabu, beserta jajaran komisioner, serta Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Harisah Suharjo, didampingi anggota DPRD Mahading.
Dalam kesempatan tersebut, KPU menyerahkan laporan tahapan Pemilihan Serentak 2024 kepada DPRD Luwu Timur sebagai bentuk pertanggungjawaban publik atas seluruh proses Pemilu dan Pilkada di daerah.
Ketua KPU, Irfan Lahabu, menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin sepanjang penyelenggaraan pesta demokrasi itu.
“Kesuksesan Pilkada Serentak 2024 tidak mungkin tercapai tanpa dukungan DPRD dan pemerintah daerah. Dukungan kebijakan dan anggaran dari DPRD menjadi kunci sukses jalannya tahapan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Harisah Suharjo, menyampaikan penghargaan atas kinerja KPU yang dinilai transparan, akuntabel, dan profesional dalam menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada.
Ia menegaskan, DPRD akan terus menjadi mitra strategis KPU dalam memperkuat pendidikan politik masyarakat dan menjaga integritas demokrasi lokal.
“DPRD tentu akan terus mendukung kerja KPU. Demokrasi daerah harus tumbuh sehat dan berpihak pada rakyat, bukan sekadar rutinitas lima tahunan,” kata Harisah.
Ia juga menambahkan bahwa DPRD siap membantu setiap program KPU pasca Pilkada 2024, termasuk pendidikan pemilih muda, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), dan usulan hibah non-tahapan.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi DPRD dan KPU untuk memperkuat kemitraan kelembagaan dalam membangun sistem demokrasi yang partisipatif dan berkeadilan di Luwu Timur.
Sinergi antara kedua lembaga ini diharapkan mampu menciptakan ruang demokrasi yang semakin terbuka, edukatif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap proses demokrasi di Luwu Timur berjalan bukan hanya tertib, tapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Harisah.
